Ikatan kimia adalah
proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara
dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik
menjadi stabil. (theinsidemag)
Pengertian ikatan kimia secara umum merupakan sebuah proses
fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik dua
atom/molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi
stabil.
Adapun menurut para ahli pengertiannya adalah sebagai berikut:
1. Menurut Gilbert Newton Lewis (1875-1946) , Albrecht
Kossel (1853-1927), Martin S. Silberberg (2000) ikatan kimia adalah
gaya yang mengikat atom-atom dalam molekul atau gabungan ion dalam setiap
senyawa.
2. Ikatan kimia adalah gaya tarik-menarik antara atom-atom
sehingga atom tersebut tetap berada bersama-sama dan terkombinasi dalam
senyawaan. Gagasan tentang pembentukan ikatan kimia dikemukakan oleh Lewis dan
Langmuri serta Kossel.
3. Apabila gas mulia bersenyawa dengan unsur lain, tentunya ada
suatu keunikan dalam konfigurasi elektronnya yang mencegah persenyawaan dengan
unsur lain (Elida 1996). Ia mengatakan bahwa berdasarkan
gagasan tersebut, kemudian dikembangkan suatu teori yang disebut Teori Lewis.
·
Pembentukan ikatan kimia mungkin terjadi dengan dua cara:
Pertama, karena adanya satu atau lebih elektron dari satu atom ke atom yang lain sedemikian rupa sehingga terdapat ion positif dan ion negatif yang keduanya saling tarik menarik karena muatannya berlawanan, membentuk ikatan ion.
Kedua, karena adanya pemakaian bersama pasangan elektron di antara atom-atom yang berikatan. Jenis ikatan yang terbentuk disebut ikatan kovalen.
Pertama, karena adanya satu atau lebih elektron dari satu atom ke atom yang lain sedemikian rupa sehingga terdapat ion positif dan ion negatif yang keduanya saling tarik menarik karena muatannya berlawanan, membentuk ikatan ion.
Kedua, karena adanya pemakaian bersama pasangan elektron di antara atom-atom yang berikatan. Jenis ikatan yang terbentuk disebut ikatan kovalen.
·
Perpindahan elektron atau pemakaian bersama pasangan elektron
berlangsung sedemikian rupa sehingga setiap atom yang diberikan mempunyai
suatu konfigurasi elektron mantap, yaitu
konfigurasi dengan 8 elektron valensi.
Melalui ikatan kimia unsur-unsur kemudian membentuk molekul
ataupun benda-benda yang selanjutnya menyusun dan menjadi bagian dari alam
semesta. (theinsidemag)
Ikatan elektrostatik antara kation ( ion positif ) dan inion (ion negatif), seperti NaCl disebut ikatan ion.
Jari -jari Logam
Ikatan
logam adalah ikatan kimia yang memiliki ciri-ciri yaitu bisa menjadi penghantar
panas maupun arus listrik, dapat atau mudah ditempa, bersifat ulet, dan juga
bisa diulur menjadi kawat.Pembentukan ikatan ion terjadi karena adanya
perbedaan energi ionisasi dan afinitas elektron suatu atom.Ikatan logam terdiri
dari ion logam yang positif di lautan elektron yang merupakan valensi elektron
dari setiap atom dan saling bertumpang tindih.Elektron-elektron tersebut bebas
bergerak dan mengelilingi inti di dalam kristal. (theinsidemag)
Elektron
yang bisa bebas bergerak ini dikenal dengan sebutan elektron dislokasi.
Sedangkan gaya tarik antar atom-atom menyebabkan terjadinya ikatan logam.Karena
elektron-elektron di dalam logam dapat bebas bergerak maka logam dapat menghantarkan
panas atau kalor dan arus listrik.
Sehingga
logam banyak dimanfaatkan dalam alat-alat listrik dan rumah tangga. (theinsidemag)
Jari –jari Kovalen
Ikatan
kovalen adalah ikatan kimia yang terjadi karena adanya pemakaian pasangan
elektron secara bersama-sama. Namun, jika pasangan elektron yang dipakai
bersama itu berasal dari salah satu atom, ikatan ini disebut sebagai ikatan
kovalen koordinasi.Sebagai contoh pada molekul hidrogen. Dalam molekul hidrogen
terdapat dua atom hidrogen yang saling berikatan membentuk ikatan kovalen.
Masing-masing
atom hidrogen menyumbangkan 1 elektronnya sehingga membentuk pasangan elektron
yang berikatan dan digunakan bersama-sama. Ada berbagai senyawa yang merupakan
ikatan kovalen misalnya O2, NH3, SO3, dan sebagainya. Di dalam senyawa kovalen
juga bisa membentuk ikatan tunggal yang disebut ikatan kovalen tunggal.
Lalu,
ada senyawa dengan ikatan rangkap dua yang disebut dengan ikatan kovalen
rangkap dua. Selain itu terdapat juga ikatan kovalen rangkap tiga.Dalam ikatan
kovalen juga bisa terjadi penyimpangan kaidah oktet. Penyimpangan ini bisa
terjadi pada senyawa BF3, CO, dan PCl5. (theinsidemag)
Jari -jari Ion
Ikatan
ion adalah ikatan yang terbentuk karena adanya gaya tarik menarik secara
elektrostatis yang terjadi di antara ion positif dan negatif. (theinsidemag)
Atom
yang energi ionisasinya rendah akan mudah membentuk ion positif karena
melepaskan elektron.Kemudian elektron tersebut ditangkap oleh atom yang
memiliki afinitas elektron yang besar membentuk ion negatif karena ia mudah
menerima elektron. Sehingga akan terjadi gaya tarik menarik dan terbentuklah
senyawa yang bersifat netral.
Di
dalam sebuah senyawa, ion positif dan negatif tersusun dalam jumlah tertentu.
Sebagai contoh senyawa NaCl yang berbentuk kristal sebenarnya membentuk
struktur kubus. Tiap-tiap ion Na+ dikelilingi oleh ion Cl- sejumlah 6 ion.
Beberapa sifat senyawa ion yaitu membentuk kristal namun rapuh, titik lebur dan
leleh nya tinggi, mudah larut dalam air, dan mampu menghantarkan listrik. (theinsidemag)
Entalpi Kisi
Siklus Born- Heber adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis energi reaksi.Untuk memutuskan ion-ion bebas dari kisi membutuhkan energi yang besar. Nilai dari energi kisi bergantung ada kekuatan ikatan ion. Kekuatan ion berkaitan erat dengan ukuran dan muatan ion.Entalpi kisi, ∆HL, didefinisikan sebagai perubahan entalpi standar reaksi dekomposisi kristal ionik menjadi ion-ion gasnya (s adalah solid, g adalah gas and L adalah kisi (lattice)).(mulyono, 2011)
MX(s) → M+(g) + X- (g) ∆HL
Tetapan Madelung
Energi potensial Coulomb total antar ion dalam senyawa ionik yang terdiri atas ion A dan B adalah penjumlahan energi potensial Coulomb interaksi ion individual, Vab. Karena lokasi ion-ion dalam kisi kristal ditentukan oleh tipe struktur, potensial Coulomb total antar ion dihitung dengan menentukan jarak antar ion d.Interaksi elektrostatik antara ion-ion yang bersentuhan merupakan yang terkuat, dan tetapan Madelung biasanya menjadi lebih besar bila bilangan koordinasinya meningkat. Sebab muatan listrik mempunyai tanda yang berlawanan, potensialnya menjadi negatif, menunjukkan penstabilan yang menyertai pembentukan kisi kristal dari ion-ion fasa gas yang terdispersi baik. Walaupun potensial listrik terendah biasanya menghasilkan struktur paling stabil, namun ini tidak selalu benar sebab ada interaksi lain yang harus dipertimbangkan.(mulyono, 2011)
Struktur
Kristal Logam
Atom dalam kristal susunannya teratur dalam tiga dimensi menurut suatu pola tertentu. Apabila dari inti-inti atom dalam suatu kristal ditarik garis-garis imajiner melalui inti-inti atom dalam suatu kristal, maka diperoleh suatu kerangka tiga dimensi yang disebut Space latice (kisi ruang). (Firdausi, 2012)
Unit cell merupakan bagian terkecil dari space latice yang bila disusun ke sumbu-sumbunya akan membentuk Space latice. Ada tujuh macam struktur kristal, yaitu : kubik, tetragonal, ortho rombik, monoklinik, triklinik, hexagonal, dan rhombohedral. Ada tiga macam jenis space latice yang sering dijumpai pada logam-logam yang sering digunakan, yaitu :
Face Centered Cubic (FCC)
FCC merupakan srtuktur kristal dimana tiap sisinya terdapat kristal yaitu pada pusat sisi-sisinya. Struktur ini biasa ditemukan pada besi bertemperatur antara 910o – 1400 oC.(Firdausi, 2012)
Body Centered Cubic (BCC)
Body merupakan kubus pemusatan ruang (KPR) dalam suatu struktur kristal di mana terdapat kristal di antara kedua diagonalnya. Body centered cubik biasa terdapat pada besi yang bertemperatur antara 0-788 oC dan berupa alpha ion BCC magnetic. Suhu antara 768-910 oC berisi alpha non magnetik dan pada temperatur 1400 oC berupa besi delta BCC.(Firdausi, 2012)
Hexagonal Close – Packed (HCP)
Hexagonal Close – Pocked atau juga disebut hexagonal tumpukan padat (HTP). HCP merupakan senyawa dengan susunan kristal dimana, berbentuk seperti prisma segi enam. Dan terdapat tiga ktristal yang berada pada sisi tersebut.(Firdausi, 2012)
Kristal Ionik
Kristal
ionik semacam natrium khlorida (NaCl) dibentuk oleh gaya tarik antara ion
bermuatan positif dan negatif. Kristal ionik biasanya memiliki titik leleh
tinggo dan hantaran listrik yang rendah. Namun, dalam larutan atau dalam
lelehannya, kristal ionik terdisosiasi menjadi ion-ion yang memiliki hantaran
listrik.
Biasanya
diasumsikan bahwa terbentuk ikatan antara kation dan anion. Dalam kristal ion
natrium khlorida, ion natrium dan khlorida diikat oleh ikatan ion. Berlawanan
dengan ikatan kovalen, ikatan ion tidak memiliki arah khusus, dan akibatnya,
ion natrium akan berinteraksi dengan semua ion khlorida dalam kristal, walaupun
intensitas interaksi beragam. Demikian juga, ion khlorida akan berinteraksi
dengan semua ion natrium dalam kristal.
Susunan
ion dalam kristal ion yang paling stabil adalah susunan dengan jumlah kontak
antara partikel bermuatan berlawanan terbesar, atau dengan kata lain, bilangan
koordinasinya terbesar. Namun, ukuran kation berbeda dengan ukuran anion, dan
akibatnya, ada kecenderungan anion yang lebih besar akan tersusun terjejal, dan
kation yang lebih kecil akan berada di celah antar anion.(industri,2011)
Muatan inti efektif
Muatan inti efektif
Muatan inti efektif atau muatan nuklir efektif (sering dilambangkan sebagai atau ) adalah muatan positif bersih yang dialami oleh sebuah elektron dalam atom polielektronik. Digunakan istilah "efektif" karena efek pemerisaian elektron bermuatan negatif mencegah elektron pada orbital yang lebih tinggi dipengaruhi oleh muatan inti atom karena efek tolakan elektron lapisan dalam. Muatan inti efektif yang dialami oleh elektron pada kulit terluar juga disebut sebagai muatan pokok (bahasa Inggris: core charge). Kekuatan muatan inti memungkinkan untuk ditentukan melalui bilangan oksidasi atom.
Muatan positif inti sedikit banyak dilawan oleh elektron negatif bagian dalam (di bawah elektron valensi), muatan inti yang dirasakan oleh elektron valensi suatu atom dengan nomor atom Z akan lebih kecil dari muatan inti Ze. Penurunan ini disebut Konstanta Perisai ( σ ) dan muatan inti netto disebut dengan Muatan Inti Efektif (Zeff)
Muatan inti efektif pada elektron semacam ini dinyatakan sesuai persamaan berikut:
dengan
- adalah jumlah proton dalam inti atom (nomor atom), dan
- adalah rata-rata jumlah elektron antara inti atom dan elektron yang ditanyakan (jumlah elektron non-valensi).
Energi Ionisasi
Energi Ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk mengeluarkan elektron dari atom dalam fase gas (g).
A(g) → A+(g) + e (g)
Energi ionisasi (Ei ) adalah energi yang
diperlukan untuk mengeluarkan elektron dari tiap mol spesies dalam keadaan gas.
Energi untuk mengeluarkan satu elektron pertama ( dari atom netralnya) disebut
sebagai energi ionisasi pertama untuk mengeluarkan satu elektron ke dua disebut
energi ionisasi pertama dan begitu seterusnya untuk mengeluarkan satu elektron
berikutnya.
Perhatikan contoh berikut :
Li (g) Li+ (g) + e Ei (1) = 520 kJ mol
-1
Li+ (g) Li2+ (g) + e Ei (1)
= 7298 kJ mol -1
Li 2+(g) Li3+ (g) + e Ei (1)
= 11815 kJ mol -1
Pers. Ei1 < Ei2 < Ei3
Afinitas Elektron
Afinitas Elektron merupakan negatif entalpi penangkapan elektron oleh atom dalam fasa gas. Afinitas dapat dianggap sebagai entalpi ionisai anion.
A ( = -ΔHeg)
Ke-Elektronegatifan
1) L. PAULING
Ke-elektronegatifan merupakan parameter paling fundamental yang mengungkapkan secara numerik kecenderungan atom untuk menarik elektron dalam molekul. Skala Pauling justifikasinya paling dekat yang mendefinisikan besaran kuantatif karakter ion ikatan.
Perbedaan elektronegativitas antara dua atom A dan B dapat dihitung dengan:
XA – XB =
(eV)-1/2 √ Ed(AB)- [Ed
(AA) + Ed (BB)]/2
2) A. L. Allerd dan E. G. Rochow
Ke-elektronegatifan merupakan medan listrik di permukaan atom.Mereka menambahkan konstanta untuk membuat ke-elektronegatifan mereka sedekat mungkin dengan nilai Pauling
dengan menggunakan melibatkan jari-jari ikatan kovalen dalam
persamaan :
XAR = 0,74 + 0,36 ZEFF / r2
Ke-elektronegatifan sebagai rata-rata energi ionisasi I dan afinitas elektron A
Persamaan :
XM = ½ (I + A)
Orbital Molekul
Fungsi gelombang elektron dalam suatu atom disebut orbital atom. Suatu gelombang fungsi mempunyai daerah beramplitudo positif dan negatif yang disebut cuping (lobes).
Syarat pembentukan orbital :
1) Cuping orbital atom penyusunannya cocok untuk tumpang
tindih
2) Tanda positif atau negatif cuping yang bertumpang tindih
sama
3) Tingkat energi orbital-orbital atomnya dekat
Daftar Pustaka
Firdausi, A.
(2012, 04). Struktur Kristal Logam. Retrieved from
https://www.agungfirdausi.my.id/2012/04/struktur-kristal-logam.html
industri, b.
(2011, 11). Jenis-Jenis Kristal (Krital Logam, Ionik, Kovalen, Molekular).
Retrieved from
https://bahan-industri-kimia.blogspot.com/2011/11/jenis-jenis-kristal-krital-logam-ionik.html
mulyono, s.
(2011, 10). Entalpi kisi dan Tetapan Madelung. Retrieved from
https://sersan-mulyono.blogspot.com/2011/10/entalpi-kisi-dan-tetapan-madelung.html
theinsidemag.
(n.d.). Ikatan Kimia. Retrieved from https://theinsidemag.com/ikatan-kimia/
wikipedia. (2017,
11). Muatan inti efektif. Retrieved from
https://id.wikipedia.org/wiki/Muatan_inti_efektif







Bestt!!!
BalasHapusManteupppp🐴
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusBaguss👌
BalasHapusLanjutkan kak
BalasHapusBagus Kak
BalasHapusbagus kok
BalasHapusSangat bermanfaat��
BalasHapusSangat bermanfaat...
BalasHapusGood
BalasHapusGood
BalasHapusNice.....penjelasanya sdh bgus...tingkatkan lg dek
BalasHapusKerenn 👍👍
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusmantul👍
BalasHapussangat bermanfaat
Bagus kak
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusSangat membantu😁
BalasHapus👍
BalasHapusKrren
BalasHapusKerenn
BalasHapusGood
BalasHapus