Senin, 16 September 2019

Ikatan Kimia dan unsur


Ikatan kimia adalah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. (theinsidemag)

Pengertian ikatan kimia secara umum merupakan sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik dua atom/molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil.

Adapun menurut para ahli pengertiannya adalah sebagai berikut:
1. Menurut Gilbert Newton Lewis (1875-1946) , Albrecht Kossel (1853-1927), Martin S. Silberberg (2000) ikatan kimia adalah gaya yang mengikat atom-atom dalam molekul atau gabungan ion dalam setiap senyawa.

2. Ikatan kimia adalah gaya tarik-menarik antara atom-atom sehingga atom tersebut tetap berada bersama-sama dan terkombinasi dalam senyawaan. Gagasan tentang pembentukan ikatan kimia dikemukakan oleh Lewis dan Langmuri serta Kossel.

3. Apabila gas mulia bersenyawa dengan unsur lain, tentunya ada suatu keunikan dalam konfigurasi elektronnya yang mencegah persenyawaan dengan unsur lain (Elida 1996). Ia mengatakan bahwa berdasarkan gagasan tersebut, kemudian dikembangkan suatu teori yang disebut Teori Lewis.

·           Pembentukan ikatan kimia mungkin terjadi dengan dua cara:
Pertama, karena adanya satu atau lebih elektron dari satu atom ke atom yang lain sedemikian rupa sehingga terdapat ion positif dan ion negatif yang keduanya saling tarik menarik karena muatannya berlawanan, membentuk ikatan ion.
Kedua, karena adanya pemakaian bersama pasangan elektron di antara atom-atom yang berikatan. Jenis ikatan yang terbentuk disebut ikatan kovalen.
·           Perpindahan elektron atau pemakaian bersama pasangan elektron berlangsung sedemikian rupa sehingga setiap atom yang diberikan mempunyai suatu konfigurasi elektron mantap, yaitu konfigurasi dengan 8 elektron valensi.

Melalui ikatan kimia unsur-unsur kemudian membentuk molekul ataupun benda-benda yang selanjutnya menyusun dan menjadi bagian dari alam semesta. (theinsidemag)
Ikatan elektrostatik antara kation ( ion positif ) dan inion (ion negatif), seperti NaCl disebut ikatan ion.


 Jari -jari  Logam

Ikatan logam adalah ikatan kimia yang memiliki ciri-ciri yaitu bisa menjadi penghantar panas maupun arus listrik, dapat atau mudah ditempa, bersifat ulet, dan juga bisa diulur menjadi kawat.Pembentukan ikatan ion terjadi karena adanya perbedaan energi ionisasi dan afinitas elektron suatu atom.Ikatan logam terdiri dari ion logam yang positif di lautan elektron yang merupakan valensi elektron dari setiap atom dan saling bertumpang tindih.Elektron-elektron tersebut bebas bergerak dan mengelilingi inti di dalam kristal. (theinsidemag)


Elektron yang bisa bebas bergerak ini dikenal dengan sebutan elektron dislokasi. Sedangkan gaya tarik antar atom-atom menyebabkan terjadinya ikatan logam.Karena elektron-elektron di dalam logam dapat bebas bergerak maka logam dapat menghantarkan panas atau kalor dan arus listrik.

Sehingga logam banyak dimanfaatkan dalam alat-alat listrik dan rumah tangga. (theinsidemag)


Jari –jari Kovalen

Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang terjadi karena adanya pemakaian pasangan elektron secara bersama-sama. Namun, jika pasangan elektron yang dipakai bersama itu berasal dari salah satu atom, ikatan ini disebut sebagai ikatan kovalen koordinasi.Sebagai contoh pada molekul hidrogen. Dalam molekul hidrogen terdapat dua atom hidrogen yang saling berikatan membentuk ikatan kovalen.
Masing-masing atom hidrogen menyumbangkan 1 elektronnya sehingga membentuk pasangan elektron yang berikatan dan digunakan bersama-sama. Ada berbagai senyawa yang merupakan ikatan kovalen misalnya O2, NH3, SO3, dan sebagainya. Di dalam senyawa kovalen juga bisa membentuk ikatan tunggal yang disebut ikatan kovalen tunggal.
Lalu, ada senyawa dengan ikatan rangkap dua yang disebut dengan ikatan kovalen rangkap dua. Selain itu terdapat juga ikatan kovalen rangkap tiga.Dalam ikatan kovalen juga bisa terjadi penyimpangan kaidah oktet. Penyimpangan ini bisa terjadi pada senyawa BF3, CO, dan PCl5. (theinsidemag)


Jari -jari Ion

Ikatan ion adalah ikatan yang terbentuk karena adanya gaya tarik menarik secara elektrostatis yang terjadi di antara ion positif dan negatif. (theinsidemag)

Atom yang energi ionisasinya rendah akan mudah membentuk ion positif karena melepaskan elektron.Kemudian elektron tersebut ditangkap oleh atom yang memiliki afinitas elektron yang besar membentuk ion negatif karena ia mudah menerima elektron. Sehingga akan terjadi gaya tarik menarik dan terbentuklah senyawa yang bersifat netral.

Di dalam sebuah senyawa, ion positif dan negatif tersusun dalam jumlah tertentu. Sebagai contoh senyawa NaCl yang berbentuk kristal sebenarnya membentuk struktur kubus. Tiap-tiap ion Na+ dikelilingi oleh ion Cl- sejumlah 6 ion. Beberapa sifat senyawa ion yaitu membentuk kristal namun rapuh, titik lebur dan leleh nya tinggi, mudah larut dalam air, dan mampu menghantarkan listrik. (theinsidemag)

Entalpi Kisi

Siklus Born- Heber adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis energi reaksi.Untuk  memutuskan ion-ion bebas dari kisi membutuhkan energi yang besar. Nilai dari energi kisi bergantung ada kekuatan ikatan ion. Kekuatan ion berkaitan erat dengan ukuran dan muatan ion.Entalpi kisi,  ∆HL, didefinisikan sebagai perubahan entalpi standar reaksi dekomposisi kristal ionik menjadi ion-ion gasnya (s adalah solid, g adalah gas and L adalah kisi (lattice)).(mulyono, 2011)

MX(s) → M+(g) + X- (g)   ∆HL

Tetapan Madelung

Energi potensial Coulomb total antar ion dalam  senyawa ionik yang terdiri atas ion A dan B adalah penjumlahan energi potensial Coulomb interaksi ion individual, Vab.  Karena lokasi ion-ion dalam kisi kristal ditentukan oleh tipe struktur, potensial Coulomb total antar ion dihitung dengan menentukan jarak antar ion d.Interaksi elektrostatik antara ion-ion yang bersentuhan merupakan yang terkuat, dan tetapan Madelung biasanya menjadi lebih besar bila bilangan koordinasinya meningkat.  Sebab muatan listrik mempunyai tanda yang berlawanan, potensialnya menjadi negatif, menunjukkan penstabilan yang menyertai pembentukan kisi kristal dari ion-ion fasa gas yang terdispersi baik. Walaupun potensial listrik terendah biasanya menghasilkan struktur paling stabil, namun ini  tidak selalu benar sebab ada interaksi lain yang harus dipertimbangkan.(mulyono, 2011)


Struktur Kristal Logam

Atom dalam kristal susunannya teratur dalam tiga dimensi menurut suatu pola tertentu. Apabila dari inti-inti atom dalam suatu kristal ditarik garis-garis imajiner melalui inti-inti atom dalam suatu kristal, maka diperoleh suatu kerangka tiga dimensi yang disebut Space latice (kisi ruang). (Firdausi, 2012)
Unit cell merupakan bagian terkecil dari space latice yang bila disusun ke sumbu-sumbunya akan membentuk Space latice. Ada tujuh macam struktur kristalyaitu : kubik, tetragonal, ortho rombik, monokliniktriklinik, hexagonal, dan rhombohedral. Ada tiga macam jenis space latice yang sering dijumpai pada logam-logam yang sering digunakan, yaitu :

Face Centered Cubic (FCC)

FCC merupakan srtuktur kristal dimana tiap sisinya terdapat kristal yaitu pada pusat sisi-sisinya. Struktur ini biasa ditemukan pada besi bertemperatur antara 910o – 1400 oC.(Firdausi, 2012)


 Body Centered Cubic (BCC)
Body merupakan kubus pemusatan ruang (KPR) dalam suatu struktur kristal di mana terdapat kristal di antara kedua diagonalnya. Body centered cubik biasa terdapat pada besi yang bertemperatur antara 0-788 oC dan berupa alpha ion BCC magnetic. Suhu antara 768-910 oC berisi alpha non magnetik dan pada temperatur 1400 oC berupa besi delta BCC.(Firdausi, 2012)

Hexagonal Close – Packed (HCP)
Hexagonal Close – Pocked  atau juga disebut hexagonal tumpukan padat (HTP). HCP merupakan senyawa dengan susunan kristal dimana, berbentuk seperti prisma segi enam. Dan terdapat tiga ktristal yang berada pada sisi tersebut.(Firdausi, 2012)

Kristal Ionik

Kristal ionik semacam natrium khlorida (NaCl) dibentuk oleh gaya tarik antara ion bermuatan positif dan negatif. Kristal ionik biasanya memiliki titik leleh tinggo dan hantaran listrik yang rendah. Namun, dalam larutan atau dalam lelehannya, kristal ionik terdisosiasi menjadi ion-ion yang memiliki hantaran listrik.
Biasanya diasumsikan bahwa terbentuk ikatan antara kation dan anion. Dalam kristal ion natrium khlorida, ion natrium dan khlorida diikat oleh ikatan ion. Berlawanan dengan ikatan kovalen, ikatan ion tidak memiliki arah khusus, dan akibatnya, ion natrium akan berinteraksi dengan semua ion khlorida dalam kristal, walaupun intensitas interaksi beragam. Demikian juga, ion khlorida akan berinteraksi dengan semua ion natrium dalam kristal.
Susunan ion dalam kristal ion yang paling stabil adalah susunan dengan jumlah kontak antara partikel bermuatan berlawanan terbesar, atau dengan kata lain, bilangan koordinasinya terbesar. Namun, ukuran kation berbeda dengan ukuran anion, dan akibatnya, ada kecenderungan anion yang lebih besar akan tersusun terjejal, dan kation yang lebih kecil akan berada di celah antar anion.(industri,2011) 

Muatan inti efektif

Muatan inti efektif atau muatan nuklir efektif (sering dilambangkan sebagai  atau ) adalah muatan positif bersih yang dialami oleh sebuah elektron dalam atom polielektronik. Digunakan istilah "efektif" karena efek pemerisaian elektron bermuatan negatif mencegah elektron pada orbital yang lebih tinggi dipengaruhi oleh muatan inti atom karena efek tolakan elektron lapisan dalam. Muatan inti efektif yang dialami oleh elektron pada kulit terluar juga disebut sebagai muatan pokok (bahasa Inggriscore charge). Kekuatan muatan inti memungkinkan untuk ditentukan melalui bilangan oksidasi atom.
Muatan positif inti sedikit banyak dilawan oleh elektron negatif bagian dalam (di bawah elektron valensi), muatan inti yang dirasakan oleh elektron valensi suatu atom dengan nomor atom Z akan lebih kecil dari muatan inti Ze. Penurunan ini disebut Konstanta Perisai ( σ ) dan muatan inti netto disebut  dengan Muatan Inti Efektif (Zeff)
 Muatan inti efektif pada elektron semacam ini dinyatakan sesuai persamaan berikut:

dengan
 adalah jumlah proton dalam inti atom (nomor atom), dan
 adalah rata-rata jumlah elektron antara inti atom dan elektron yang ditanyakan (jumlah elektron non-valensi).

Energi Ionisasi

Energi Ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk mengeluarkan elektron dari atom dalam fase gas (g). 

 A(g) → A+(g) + e (g) 

Energi ionisasi (Ei ) adalah energi yang diperlukan untuk mengeluarkan elektron dari tiap mol spesies dalam keadaan gas. Energi untuk mengeluarkan satu elektron pertama ( dari atom netralnya) disebut sebagai energi ionisasi pertama untuk mengeluarkan satu elektron ke dua disebut energi ionisasi pertama dan begitu seterusnya untuk mengeluarkan satu elektron berikutnya.
Perhatikan contoh berikut :

Li (g) Li+ (g) + e Ei (1) = 520 kJ mol -1
Li+ (g) Li2+ (g) + e Ei (1) = 7298 kJ mol -1
Li 2+(g) Li3+ (g) + e Ei (1) = 11815 kJ mol -1  
Pers. Ei1 < Ei2 < Ei3 
Afinitas Elektron 

Afinitas Elektron merupakan negatif entalpi penangkapan elektron oleh atom dalam fasa gas. Afinitas dapat dianggap sebagai entalpi ionisai anion.  

A ( = -ΔHeg) 

Ke-Elektronegatifan 

1) L. PAULING

Ke-elektronegatifan merupakan parameter paling fundamental yang mengungkapkan secara numerik kecenderungan atom untuk menarik elektron dalam molekul. Skala Pauling justifikasinya paling dekat yang mendefinisikan besaran kuantatif karakter ion ikatan.
Perbedaan elektronegativitas antara dua atom A dan B dapat dihitung dengan:

XA – XB = (eV)-1/2  Ed(AB)- [Ed (AA) + Ed (BB)]/2


2) A. L. Allerd dan E. G. Rochow

Ke-elektronegatifan merupakan medan listrik di permukaan atom.Mereka menambahkan konstanta untuk membuat ke-elektronegatifan mereka sedekat mungkin dengan nilai Pauling 
dengan menggunakan melibatkan jari-jari ikatan kovalen dalam 
persamaan : 

XAR  = 0,74 + 0,36 ZEFF / r2

 3) R. Mulliken 

Ke-elektronegatifan sebagai rata-rata energi ionisasi I dan afinitas elektron A  
Persamaan :

XM = ½ (I + A)

Orbital Molekul 

Fungsi gelombang elektron dalam suatu atom disebut orbital atom. Suatu gelombang fungsi mempunyai daerah beramplitudo positif dan negatif yang disebut cuping (lobes).
Syarat pembentukan orbital : 
1) Cuping orbital atom penyusunannya cocok untuk tumpang 
tindih 
2) Tanda positif atau negatif cuping yang bertumpang tindih 
sama 
3) Tingkat energi orbital-orbital atomnya dekat

Daftar Pustaka

Firdausi, A. (2012, 04). Struktur Kristal Logam. Retrieved from https://www.agungfirdausi.my.id/2012/04/struktur-kristal-logam.html
industri, b. (2011, 11). Jenis-Jenis Kristal (Krital Logam, Ionik, Kovalen, Molekular). Retrieved from https://bahan-industri-kimia.blogspot.com/2011/11/jenis-jenis-kristal-krital-logam-ionik.html
mulyono, s. (2011, 10). Entalpi kisi dan Tetapan Madelung. Retrieved from https://sersan-mulyono.blogspot.com/2011/10/entalpi-kisi-dan-tetapan-madelung.html
theinsidemag. (n.d.). Ikatan Kimia. Retrieved from https://theinsidemag.com/ikatan-kimia/
wikipedia. (2017, 11). Muatan inti efektif. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Muatan_inti_efektif


Minggu, 08 September 2019

Bilangan Kuantum

Bilangan kuantum (bahasa inggrisQuantum number) adalah bilangan yang menyatakan kedudukan atau posisi elektron dalam atom yang diwakili oleh suatu nilai yang menjelaskan kuantitas kekal dalam sistem dinamis. Bilangan kuantum menggambarkan sifat elektron dalam orbital. Bilangan kuantum menentukan tingkat energi utama atau jarak dari inti, bentuk orbital, orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat memiliki satu atau lebih bilangan kuantum.
Bilangan kuantum merupakan salah satu ciri khas dari model atom mekanika kuantum atau model atom modern yang dicetuskan oleh Erwin Schrodinger. Dalam mekanika kuantum, bilangan kuantum diperlukan untuk menggambarkan distribusi elektron dalam atom hidrogen dan atom-atom lain. Bilangan-bilangan ini diturunkan dari penyelesaian matematis persamaan schordinger untuk atom hidrogen.: (wikipedia)
Macam- Macam Bilangan Kuantum :
1. Utama (n) 
Bilangan kuantum utama (lambang n) sesuai dengan bilangan n yang digunakan oleh Bohr untuk menentukan energi total elektron. Energi total elektron bertanda negatif, yang berarti bahwa untuk mengeluarkan elektron sehingga bebas dari grbitnya diperlukan energi. Energi total elektron terkuantisasi artinya hanya dapat memiliki harga tertentu/diskret. Perhatikan, energi total elektron hanya bergantung pada n dan tidak pada bilangan-bilangan kuantum lainnya. Untuk atom hidrogen, energi total elektron dinyatakan oleh:(pelajaran, 2016)
atom aNilai-nilai bilangan kuantum utama adalah bilangan bulat mulai dari 1 sampai tak hingga.(pelajaran, 2016)

2. Azimut ( l )

Bilangan kuantum azimut adalah bilangan yang menggambarkan subkulit atau subtingkat energi utama yang dinotasikan dengan l. Bilangan kuantum azimut menentukan bentuk orbital dari elektron.
Notasi huruf digunakan untuk menunjukkan berbagai nilai l. (nafiun, Pengertian Bilangan Kuantum Utama, Azimut, Magnetik, Spin, Contoh Soal, Kunci Jawaban, 2013)


Bentuk orbital dengan bilangan kuantum azimut sama dinamakan subkulit. Jadi, bilangan kuantum azimut dapat juga menunjukkan jumlah subkulit dalam setiap kulit. Masing-masing subkulit diberi lambang dengan s, p, d, f, …, dan seterusnya. Hubungan subkulit dengan lambangnya adalah sebagai berikut.(pelajaran, 2016)



3. Magnetik (m) 

Bilangan kuantum magnetik adalah bilangan yang menyatakan orientasi orbital dalam subkulit yang dinotasikan dengan m. Dengan demikian, setiap orbital dalam subkulit tertentu dapat dibedakan orientasi orbitalnya dengan bilangan magnetik. (onlline, 2013)

Hubungan Bilangan Kuantum Azimut dengan Bilangan Kuantum Magnetik

4. Spin ( s)

Bilangan kuantum spin menggambarkan arah rotasi atau putaran elektron dalam satu orbital yang dinotasikan dengan s. Karena hanya ada 2 arah putaran yang mungkin yaitu searah jarum jam (clockwise) dan berlawanan arah jarum jam (anticlockwise), maka setiap orbital memuat 2 elektron dengan arah rotasi yang berlawanan. Oleh karena itu diberi nilai ± ½.
Arah rotasi pertama ditunjukkan ke atas dengan notasi s = +½ atau rotasi searah dengan arah putaran jarum jam dengan simbol . Sedangkan arah ke bawah menunjukkan notasi s = -½ atau berlawanan dengan arah putaran jarum jam dengan simbol .(nafiun, Pengertian Bilangan Kuantum Utama, Azimut, Magnetik, Spin, Contoh Soal, Kunci Jawaban, 2013)


Konfigurasi elektron

Konfigurasi elektron dalah konfigurasi yang menggambarkan susunan elektron dalam orbital-orbital atom. Dengan mengetahui konfigurasi elektron, jumlah elektron pada kulit terluar dapat ditentukan.(nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)

1. Asas Aufbau
pengisian elektron dimulai dari tingkat energi terendah menuju tingkat energi yang lebih tinggi. Prinsip ini dikenal dengan prinsip Aufbau. Keadaan ketika elektron mengisi kulit dengan energi terendah disebut keadaan dasar (ground state).(nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)
 Urutan tingkat energi pada orbital

Arah anak panah menyatakan urutan pengisian orbital. [1] Urutan orbital berdasarkan tingkat energi mengacu pada urutan arah panah, yaitu 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, dan seterusnya. Dari urutan tersebut terlihat bahwa tingkat energi 3d lebih besar dibandingkan tingkat energi 4s. Jadi, setelah 3p penuh, elektron akan mengisi subkulit 4s terlebih dahulu sebelum subkulit 3d.(nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)

Contoh 1

Tentukan konfigurasi elektron unsur-unsur berikut berdasarkan prinsip Aufbau.


a. 15P

b. 26Fe



Jawaban :

a. 15P : 1s1 2s2 2p6 3s2 3p3
b. 26Fe : 1s1 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3p6

2, Aturan Hund
Frederick Hund, 1927 (dikenal Hund) menyatakan bahwa elektron yang mengisi subkulit dengan jumlah orbital lebih dari satu akan tersebar pada orbital yang mempunyai kesamaan energi (equal-energy orbital) dengan arah putaran (spin) yang sama. (nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)

 Contoh pengisian yang benar.

Contoh pengisian yang Asas Hund benar
Subkulit yang mengandung orbital lebih dari 1 adalah p, d, dan f. Pengisian elektron menurut aturan hund dimulai dengan mengisi satu elektron pada tiap-tiap orbital dengan arah putaran (spin) yang sama. Setelah semua orbital terisi satu elektron, elektron sisanya akan mengisi orbital dengan arah putaran (spin) yang berlawanan, sehingga orbital terisi pasangan elektron. (nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)

Contoh:

Tentukan diagram orbital untuk unsur-unsur berikut.
1. 7
2. 9F
Jawaban :

1. 7N = 1s2 2s2 2p3 diagram orbitalnya yaitu:
diagram orbital 7N
2. 9F = 1s2 2s2 2p5
diagram orbital 9F


3. Asas Larangan Pauli

Pauli mengemukakan hipotesisnya yang menyatakan bahwa dalam satu atom tidak mungkin dua elektron mempunyai keempat bilangan kuantum sama. Misal, 2 elektron akan menempati subkulit 1s. Tiga bilangan kuantum pertama akan mempunyai nilai yang sama (n = 1, l = 0, m = 0). Untuk itu bilangan kuantum yang terakhir, yaitu bilangan kuantum spin(s) harus mempunyai nilai berbeda (+1/2 atau -1/2).
Dengan kata lain, setiap orbital maksimal hanya dapat terisi 2 elektron dengan arah spin berlawanan. Sebagai contoh, pengisian elektron pada orbital 1s digambarkan sebagai berikut. (nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)
larangan pauli

Jumlah elektron maksimal untuk tiap subkulit sama dengan dua kali dari jumlah orbitalnya.
(nafiun, Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia, 2013)
  • orbital s maksimal 2 elektron
  • orbital p maksimal 6 elektron
  • orbital d maksimal 10 elektron, dan
  • orbital f maksimal 14 elektron.
Contoh :

Tentukan bilangan kuantum dan diagram orbital yang dimiliki oleh atom-atom berikut.
a. 20Ca

Jawaban :

a. 20Ca= (Ar) 4s2



n = 4, l = 0, m = 0, dan s = - ½ 

pasangan elektron dalam satu orbital



Daftar pustaka

masuk, g. (2015, 10). Konfigurasi Elektron ( Asas Aufbau, Larangan Pauli dan Hund). Diambil kembali dari https://sainsmini.blogspot.com/2015/10/konfigurasi-elektron-asas-aufbau.html
nafiun. (2013, 04). Pengertian Bilangan Kuantum Utama, Azimut, Magnetik, Spin, Contoh Soal, Kunci Jawaban. Diambil kembali dari http://www.nafiun.com/2013/04/pengertian-bilangan-kuantum-utama-azimut-magnetik-spin-contoh-soal-kunci-jawaban.html
nafiun. (2013, 07). Prinsip Aufbau, Aturan Hund dan Larangan Pauli, Asas, Kaidah, Konfigurasi Elektron, Kimia. Diambil kembali dari http://www.nafiun.com/2013/04/prinsip-aufbau-aturan-hund-dan-larangan-pauli-asas-kaidah-konfigurasi-elektron-kimia.html
onlline, b. k. (2013). PENGERTIAN BILANGAN KUANTUM. Diambil kembali dari https://belajarkimiaonlineyuk.wordpress.com/bilangan-kuantum/materi/pengertian-bilangan-kuantum/
pelajaran. (2016, 08). Atom Berelektron Banyak – Bilangan Kuantum Utama, Orbital, Magnetik dan Kuantum Spin. Diambil kembali dari https://www.pelajaran.co.id/2016/08/atom-berelektron-banyak-bilangan-kuantum-utama-orbital-magnetik-dan-kuantum-spin.html
Sma, M. K. (2013, 07). Bilangan Kuantum Azimut ( l ). Diambil kembali dari https://materi-kimia-sma.blogspot.com/2013/07/bilangan-kuantum-azimut.html
wikipedia. (t.thn.). Bilangan kuantum. Diambil kembali dari https://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_kuantum






TEORI ASAM BASA

Sifat-Sifat Asam dan Basa Sifat Asam Adapun sifat-sifat asam, diantaranya yaitu Memiliki rasa masam/asam Bersifat korosi...